Minggu, 14 Juni 2015

KELUARGA SEHAT


Syamsuddin Simmau

Selain keluarga bahagia yang ideal sebagaimana dibahas dalam pembahasan di atas, juga dikenal istilah keluarga sehat. Isitilah ini datang dari Fred P. Piercy, seorang sosiolog dari Purdue University. Piercy (1989: 1-7) yang juga pernah melakukan studi terhadap keluarga di Indonesia mengemukakan beberapa elemen keluarga sehat, yaitu:

Rabu, 10 Juni 2015

KELUARGA IDEAL

Meskipun rumah tangga kadang mengalami sisi gelap, namun rumah tangga juga mengalami sisi terang. Henslin (2006:143) membantah anggapan bahwa pernikahan jarang berhasil. Mendukung bantahannya ini, Henslin mengutip pandangan Cherlin dan Fusrtenberg (1988), Whyte (1992), bahwa  sekitar dua dari tiga orang menikah di Amerika merasa sangat bahagia dari pernikahan mereka. Sejalan dengan ini, Henslin juga mengutip hasil penelitian Jeannette dan Robert Lauer (1992) yang telah melakukan wawancara terhadap 351 pasangan yang telah menikah selama 15 tahun atau lebih. Ternyata, dari  hasil penelitian Jeannette dan Robert Lauer tersebut ditemukan bahwa terdapat 51 pasangan mengaku tidak bahagia tapi mereka tidak bercerai dengan alasan agama dan tradisi keluarga atau demi anak-anak, selebihnya adalah pasangan yang bahagia. Ada beberapa alasan mengapa 300 pasangan merasa bahagia adalah:

Minggu, 07 Juni 2015

PEMBAGIAN PERAN DALAM RUMAH TANGGA

Syamsuddin Simmau

Pembagian peran kerja merupakan hal penting dalam sebuah rumah tangga. Karena itu, pembagian kerja juga patut diperhitungkan dalam memandang penelitian ini. Karena menurut Henslin  (2006:116), yang mengutip penelitian Hecker, Nowak dan Snyder, bahwa salah satu penyebab terjadinya perceraian adalah tingginya pendapatan isteri dibandingkan dengan pendapatan suami. Dengan demikian, pembagian peran dalam rumah tangga dipandang penting untuk dibahas.

Sabtu, 06 Juni 2015

CINTA DAN RUMAH TANGGA

Syamsuddin Simmau

Cinta memainkan peran yang demikian penting dalam sebuah rumah tangga. Bagi masyarakat Barat dan pada umumnya masyarakat dewasa ini memandang bahwa satu-satunya landasan suatu pernikahan adalah cinta. Cinta romantis biasanya diawali oleh daya tarik seksual. Seseorang akan meluangkan waktu dengan seseorang pula (perempuan maupun laki-laki) jika ia merasakan adanya daya tarik seksual itu. Ketika ditemukan bahwa seseorang memiliki perasaan yang sama dengan orang yang ia sediakan waktu luang itu maka dapat diberi label bahwa itulah perasaan cinta.

Sabtu, 30 Mei 2015

RUMAH TANGGA

Pada tulisan lain di blog ini telah disebutkan bahwa menurut Henslin (2006:116) rumah tangga (household) adalah semua orang yang menghuni satuan hunian yang sama—sebuah rumah, apartemen atau tempat hunian lainnya.
Sejalan dengan Henslin, Abbott & Wallace (1997,137) mengatakan:
 “Consequently we need to distinguish ‘the family’—a group relatives – from ‘the household’—a technical term used to describe all the people living in one home who may or not

Kamis, 28 Mei 2015

BENTUK KELUARGA

Menurut Henslin (2006:116) ada beberapa bentuk keluarga, yaitu:
a)  Keluarga batih (nuclear family), yang terdiri atas suami, isteri dan anak-anak.
b)  Keluarga besar (extended family), yaitu keluarga yang tidak hanya terdiri atas suami, isteri dan anak-anak tapi juga termasuk kakek, nenek, bibi, paman dan saudara sepupu.
c)  Keluaga orientasi (orientation family) yaitu keluarga dimana individu tumbuh dan berkembang.
d)  Keluarga prokreasis (procreation family), yaitu keluarga yang terbentuk jika suatu pasangan memperoleh anak perta

Senin, 25 Mei 2015

KURRU' SUMANGE'

"KURRU' SUMANGE'", kata ini merupakan kata Bahasa Bugis, Toraja, Mandar, Makassar dan suku lainnya di Sulawesi Selatan. Kata ini familiar dalam khasanah budaya masyarakat di daerah ini. Menurut Guru Saya" M.Alwy Rachman, arti kata ini adalah BANGKITLAH WAHAI SANG JIWA. Beliau menyampaikan ini kepada saya dan para hadirin, pada sebuah kuliah umum (seminar) yang dilaksanakan Fakultas Psikologi UNHAS tahun 2014 lalu.Pada saat itu, beliau dan guru saya lainnya Arlina Gunarya, menganugrahi saya kepercayaan untuk berbicara dalam seminar tersebut bersama beberapa narasumber lainnya.Kata ini kemudian saya selalu verbalkan sebagai ekspresi penghormatan saya yang tinggi. Meski demikian, tentulah ada perbedaan dialek seperti" kurre' sumanga' di Toraja dan lain-lain. KURRU' SUMANGE', para Guru.